Analisis dan Desain Sistem Informasi – Teknik Inspeksi/Walktrough


Pendahuluan

Proses dari analisis dan desain sistem harus diawasi. Pengawasan dari manajemen merupakan hal yang sangat diperlukan. Akan tetapi pengawasan yang dilakukan oleh manajemen cenderung hanya pada pengawasan terhadap biaya, efektifitas sistem dan skedul waktu. Pengawasan terhadap aspek-aspek teknik kurang dilakukan oleh manajemen. Sebagai tambahan terhadap pengawasan yang dilakukan oleh manajemen, personil-personil teknik dapat melakukan pengawasan pada aspek-aspek tekniknya. Pengawasan ini dapat dilakukan dengan cara memverifikasi hasi dari setiap tahap pengembangan sistem. Verifikasi hasil kerja secara formal disebut dengan inspeksi (inspection) sedang yang tidak normal disebut dengan walkthrough.

Maksud dari inspeksi dan walkthrough adalah untuk meyakinkan bahwa dokumentasi yang telah dibuat oleh team pengembangan sistem secara teknik adalah tepat dan layak. Bila suatu proyek telah melawati proses inspeksi dan walkthrough, maka dapat dianggap bahwa pekerjaan-pekerjaan sampai pada titik ini secara teknik telah dapat diterima dan selaras dengan sasaran dari sistem. Inspeksi dan walkthrough dilakukan oleh orang lain yang tiak terlibat secara langsung dengan yang membuat dokumentasi yang akan diverifikasi. Inspeksi merupakan kepentingan dari pemakai sistem dan walkthrough merupakan kepentingan dari analisis sistem.

Analisis sistem melakukan walkthrough untuk maksud supaya dokumentasi yang akan diserahkan kepada pemakai sistem secara teknik tidak mengalami kesalahan dan dapat dilakukan  dengan diverifikasi terlebih dahulu oleh analisis sistem yang lain. Pemakai sistem melakukan inspeksi untuk maksud menilai dokumentasi yang diserahkan oleh analisis sistem secara teknis tidak mengandung kesalahan.

Tim Inspeksi/Walkthrough

Team ini secara umum terdiri dari 3 individu, yaitu penengah (moderator), penulis dokumentasi (author) dan pengkaji (reviswer atau inspector). Secara normal, jumlah dari reviewer adlah dua orang, tetapi untuk kondisi tertentu dapat lebih dari 2 orang.

Moderator

Anggota team yang juga penting adalah moderator. Orang ini harus menguasai aspek teknik dari sistem yang dikembangakan dan harus netral. Untuk inspeksi, moderator dapat berupa pemakai sistem, manajemen atau personil teknik di perusahaan. Untuk walkthrough, moderator dapat berupa anggota team pengembangan sistem yang bukan author atau analisis sistem yang lain. Tugas dari moderator ini adalah sebagai berikut ini.

  • Mengatur jadual pertemuan-pertemuan
  • Mendistribusikan semua dokumen-dokumen yang akan diverifikasi.
  • Memimpin jalannya verifikasi (inspeksi atau walkthrough)

Author

Author adalah orang yang menulis atau membuat dokumentasi yang akan diverifikasi. Pada tahap analisis dan desain, author dapat berupa pimpinan proyek atau analis senior. Pada tahap pemrograman, author dapat berupa koordinator pemrogram atau pemrogram senior. Tugas dari author ini adalah untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh reviewer serta menjelaskan aspek-aspek teknik yang berhubungan dengan isi dokumen yang ditulisnya.

Reviewer

Reviewer adalah orang yang memverifikasi untuk menemukan kesalahan-kesalahan pada aspek-aspek teknik di dokumentasi. Untuk inspeksi, reviewer dapat berupa pemakai sistem, manajemen atau personil-personil teknik yang ada diperusahan. Untuk walkthrough, reviewer tergantung dari tahapan di pengembangan sistem, yaitu:

  • pada tahap analisis dan desain, reviewer dapat berupa analisis sistem anggota team pengembangan sistem yang tidak terlibat langsung dengan penulisan dokumentasi atau analis sistem yang lain;
  • pada tahap pemrograman, reviewer dapat berupa analis sistem dalam team pengembangan sistem yang tidak terlibat langsung dalam penulisan dokumentasi atau pemrogram lainnya.

Dokumentasi yang Diverifikasi

Dokumentasi-dokumentasi yang akan diverifikasi (inspeksi dan walkthrough ) adalah dokumentasi-dokumentasi yang berisi dengan:

  • diagram arus data (data flow diagram)
  • kamus data (data dictionary)
  • bagan alir sistem (system flowchart)
  • bagan berjenjang (hierarchcial chart)
  • bagan tersetruktur (structure chart)
  • rancang bangun output (output specification)
  • rancang bangun input (input specification)
  • rancang bangun file dan database (fileand database specification)
  • bagan alir program  (program flowchart)
  • pseudocode
  • structured english
  • tabel keputusan (decision table)
  • bagan IPO
  • rancang bangunperangkat keras (hardwarespecification)
  • jadual implementasi (implementationschedule)
  • cetakan code program (programcode)
  • manual pemakai (usermanual)

Titik Verifikasi

Verifikasi yang berupa inspeksi dan walkthrough dapat dilakukan pada akhir dari tahap-tahap analisis sistem, desai sistem dan tahap penerapan sistem. Verifikasi ini menunjukkan tanda akhir dari suatu tahap di systems life cycle. Setelah verifikasi yang berupa inspeksi selesai dilakukan, biasanya dilanjutkan dengan kaji ulang (review) dari manajemen. Verifikasi yang berupa walkthrough biasanya dilakukan pada tahap penerapan/implementasi sistem. Walkthrough sering juga dilakukan pada tahap yang lain.

Verifikasi Akhir Tahap Analisis Sistem

Analisis sistem dilakukan oleh analis sistem untuk menjawab pertanyaan “apa yang harus dikerjakan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada?”. Sasaran dari verifikasi setelah tahap analisis sistem selesai dilakukan adalah untuk meyakinkan bahwa analis sistem telah berjalan pada jalur yang benar. Untuk ini verifikasi perlu dilakukan dengan pertanyaan-pertanyaan kunci sebagai berikut ini.

  • Apakah analis sistem benar-benar telah memahami permasalahan-permasalahan yang ada?
  • Apakah analis sistem telah mendefinisikan apa yang harus dilakukan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan ini?

Pada tahap ini, dokumentasi yang diverifikasi dan personil-personil verifikasi adalah sebagai berikut ini.

  • Dokumentasi yang diverifikasi:
  • Diagram arus data
  • Kamus data
  • Bagan alir sistem
  • Bagan berjenjang

Penulis dokumen ini: Analis sistem

Personil yang melakukan inspeksi

  • Moderator dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik.
  • Reviewer dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik

Personil yang melakukan walkthrough:

Moderator dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain.

Reviewer dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain

Verifikasi Akhir Tahap Desai Sistem

Desain sistem dilakukan oleh analisis sistem atau designer untuk menjawab pertanyaan “bagaimana permasalahan-permasalahan yang ada dipecahkan dan dapatkah sistem diterapkan?”. Sasaran dari verifikasi setelah tahap desain sistem selesai dilakukan adalah untuk menilai apakah sistem yang dirancang betul-betul akan dapat memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada dan dapat memenuhi kebutuhan pemakai sistem. Untuk ini verifikasi perlu dilakukan dengan pertanyaan-pertanyaan kunci sebagai berikut ini.

  • Apakah pemecahan altenatip secara teknik realistis?
  • Apakah pemecahan altenatip merupakan pilihan yang masuk akal?
  • Dapatkah program komputer ditulis dari rancangan ini?
  • Apakah jadual implementasi masuk akal?
  • Apakah rancangan ini sesuai dengan sasaran sistem?

Pada tahap ini, dokumentasi yang diverifikasi dan personil-personil yang melakukan verifikasi adalah sebagai berikut ini.

  • Dokumentasi yang diverifikasi
  • Kamus data lengkap
  • Bagan alir sistem
  • Bagan berjenjang
  • Bagan tersetruktur
  • Rancang bangun output
  • Rancang bangun input
  • Rancang bangun file dan database
  • Bagan alir program
  • Pseudocode
  • structured english
  • tabel keputusan
  • bagan IPO
  • rancang bangun perangkat keras
  • jadual implementasi

Penulis dokumen ini: Analisis sistem

Personil yang melakukan inspeksi:

  • Moderator dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik.
  • Reviewer dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik

Personil yang melakukan walkthrough:

  • Moderator dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain.
  • Reviewer dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain

Verifikasi Akhir Tahap Implementasi Sistem

Sasaran dari verifikasi setelah tahap implementasi sistem selesai dilakukan adalah untuk meyakinkan bahwa sistem telah diimplementasikan sesuai dngan yang diinginkan. Untuk ini verifikasi perlu dilakukan dengan pertanyaan-pertanyaan kunci sebagai berikut ini.

  • Apakah program aplikasi yang telah dibuat sesuai dengan rancang bangunnya?
  • Apakah prosedur-prosedur operasi masuk akal?

Pada tahap ini, dokumentasi yang diverifikasi dan personil-personil yang melakukan verifikasi adalah sebagai berikut ini.

Dokumentasi yang diverifikasi:

  • Manual pemakai
  • Cetakan kode program

Penulis dokumen ini: Pemrogram.

Personil yang melakukan inspeksi:

  • Moderator dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik.
  • Reviewer dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik

Personil yang melakukan walkthrough:

  • Moderator dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain.
  • Reviewer dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau pemrogram lain.

PROSES VERIFIKASI

Sasaran dari verifikasi (inspeksi dan walkthrough) adalah untuk menemukan kesalahan-kesalahan. Perlu diperhatikan bahwa moderator dan reviewer tidak berkepentingan untuk mengkoreksi atau membetulkan kesalahan-kealahan yang ditemukan. Tugas mereka hanya mencari dan menemukan kesalahan-kesalahan saja. Moderator dapat menggunakan suatu formulir untuk mencatat kesalahan-kesalahan yang ditemukan. Fprmulir ini disebut dengan agenda kesalahan (error log). Moderator mencatat semua kesalahan-kesalahan yang ditemukan di agenda ini beserta tingkat kesalahannya (kurang berarti, cukup signifikan, signifikan, cukup fatal atau fatal) sebagai berikut ini.

Setelah proses verifikasi ini selesai dilakukan dan bila ditemukan beberapa kesalahan, maka berikutnya harus diadakan pertemuan antara penulis dokumen dengan moderator untuk mendiskusikan tindak lanjut yang harus dilakukan. Tiap-tiap kesalahan harus didiskusikan. Waktu rencana penyelesaian koreksi kesalahan ini juga harus didiskusikan dan dicatat oleh moderator di error log.

Setelah semua kesalahan dibetulkan oleh penulis dokumen, maka penulis dokumen dan moderator mengadakan pertmuan kembali untuk mengkaji hasilnya. Jika moderator telah menyetujui dan puas dengan semua hasil koreksi ini, maka proses verifikasi ini telah selesai. Moderaor dapat memberi tanda dikolom “Kontrol” pada error log untuk kesalahan-kesalahan yang telah dikoreksi dan telah disetujui oleh moderator. Jika moderator belum puas dengan hasil koreksi kesalahan ini, maka pembetulan kesalahan harus di ulangi kembali oleh penulis  dokumen atau mungkin proses vertifikasi  dimulai kembali dari awal. Jika ini dianggap perlu, maka reviewer haru dihubungi kembali dan proses vertifikasi diulang kembali.


About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s