Teknik Fotografi – Low Angle


Low Angle - Gedung

Low Angle – Gedung

Penentuan angle secara tepat akan menghasilkan shot yang baik. Angle dapat mempengaruhi emosi dan psikologi penonton. Pada artikel kali ini kita khusus membahas teknik fotografi low angle. Untuk jenis angle lainnya hight angle, frog eye view, dan bird eye akan dibahas pada artikel mendatang.

Pengertian Teknik Fotografi Low Angle

Dakam Teknik fotografi  dikenal istilah low angle . Istilah ini dipakai ketika fotografer mengamnbil gambar dari sudut rendah. Letak kamera berada dibawah objek (point of interest). Efek yang ditimbulkan dari sudut pandang ini adalah kesan besar atau raksasa.  Sudut pengembilan gambar ini sering digunakan untuk memotret arsitektur sebuah bagunan agar terkesan kokoh, megah dan menjulang. Namun, tidak menutup kemungkinan dapat pula digunakan untuk pemotretan model agar terkesan elegan dan anggun.

Perbedaan dengan Teknik Low Angle dan Teknik Frog Eye

Teknik low angle dan teknik frog eye memiliki sedikit perbedaan. Pada teknik low angle, kamera diletakkan dibawah object yang difoto. Jika objeknya diatas maka dengan berdiri juga bisa menjadi low angle. Sedang frog eye, biasanya kamera diletakkan dekat sekali dengan ground (IMO).

Low Angle - Memberikan Kesan Elegan (Masak sih,,heheh)

Low Angle – Memberikan Kesan Elegan (Masak sih,,heheh)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s