Nila Akhir Sistem Operasi Kelas B1 (2011)
| 06110216 |
DZURIYAT FIRDAUS DALHAR S |
#N/A
|
| 06114228 |
HERRI RAKHMADI |
#N/A
|
| 09111100002 |
RISWANTO |
A |
| 09111100005 |
TOYYIB |
A- |
| 09111100010 |
SUMARNA |
A |
| 09111100018 |
KUSRINI |
A |
| 09111100023 |
MURDIYANTO |
A |
| 09111100028 |
WAHYU WIDODO |
A- |
| 09111100040 |
AGUS PURWO SOFIANTO |
B+ |
| 09111100049 |
DIDIK NUROHMAN |
A- |
| 09111100052 |
DHONI PRASETYO |
B+ |
| 09111100057 |
HARYANTO |
A- |
| 09111100065 |
BASRI ARIYANTO |
A |
| 09111100097 |
LILIK KISTIANA |
A- |
| 09111140073 |
NUR WAHYUNINGSIH |
A- |
| 09111140074 |
HAMIDA RAHMAD ADI JAYA |
A- |
| 09111140081 |
INDAH DANAR JATI NIKEN HABSARI |
B+ |
Pokok bahasan Sistem Operasi pada bab Virtual Memori ini meliputi: Latar Belakang perlunya Virtual memori, Demand Paging, Page Replacement, Alokasi Frame, Thrashing, Contoh Sistem Operasi.
Setelah mempelajari materi dalam bab virtual memori ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami latar belakang memori virtual
- Memahami maksud demand paging
- Memahami mekanisme page replacement
- Memahami algoritma alokasi frame
- Mengetahui implementasi memori virtual
Sebagian besar algoritma manajemen memori memerlukan satu kebutuhan dasar yaitu instruksi yang akan dieksekusi harus berada di memori fisik. Pada beberapa kasus, keseluruhan program tidak diperlukan. Misalnya :
- Program mempunyai kode untuk menangani kondisi error yang tidak biasa. Karena error-error ini jarang terjadi, kode ini hampir tidak pernah dieksekusi.
- Array, list dan tabel dialokasikan lebih dari kapasitas memori yang diperlukan
- Pilihan dan gambaran program jarang digunakan
Pada kasus dimana keseluruhan program dibutuhkan, mungkin tidak semua diperlukan pada saat yang sama. Kemampuan mengeksekusi program hanya pada beberapa bagian dari memori mempunyai beberapa keuntungan yaitu :
- Program tidak terbatas jumlah memori fisik yang tersedia sehingga user dapat menulis program untuk ruang alamat virtual yang sangat besar yang berarti menyederhanakan programming task.
- Karena setiap program user dapat menggunakan memori fisik yang lebih kecil, pada waktu yang sama dapat menjalankan lebih banyak program.
- I/O yang lebih sedikit diperlukan untuk load atau swap program user ke memori, sehingga setiap program user dapat berjalan lebih cepat.
Memori virtual adalah teknik yang memisahkan memori logika user dari memori fisik. Menyediakan memori virtual yang sangat besar diperuntukkan untuk programmer bila tersedia memori fisik yang lebih kecil. Programmer tidak perlu khawatir jumlah memori fisik yang tersedia, sehingga dapat berkonsentrasi pada permasalahan pemrograman.
Memori virtual biasanya diimplementasikan menggunakan demand paging atau demand segmentation juga digunakan. Tetapi algoritma segment-replacement lebih kompleks daripada algoritma page-replacement karena segmen mempunyai ukuran
yang bervariasi.

Virtual Memory
Pokok bahasan Sistem Operasi – Manajemen Memori, meliputi: Latar Belakang, Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik, Swapping, Alokasi berurutan, Paging, Segmentasi, Segmentasi dengan Paging
Setelah mempelajari materi sistem operasi ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami latar belakang manajemen memori
- Memahami maksud ruang alamat logika dan ruang alamat fisik
- Memahami teknik swapping pada manajemen memori
- Memahami teknik alokasi memori secara berurutan
- Memahami teknik alokasi memori tak berurutan yaitu sistem paging dan segmentasi
- Mengetahui implementasi manajemen memori
Download pdf: Disini
Kisi-kisi UTS Sistem Operasi UPY 2011 adalah soal UTS Sistem operasi UII (Universitas Islam Indonesia) 2011 yang lalu. Selamat mencoba semoga pada UTS nanti bisa dengan mudah mengerjakan.
- Unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi, di sebut _________________________________________________
- Interupsi yang terjadinya karena adanya kesalahan atau kondisi kekecualian yang dihasilkan proses yang running, seperti usaha illegal dalam mengakses file, disebut:______________________________________________________________
- Panggilan meminta atau mengaktifkan bagian sistem operasi ____________________
- Algoritma Penjadwalan dimana proses akan mendapat jatah sebesar time quantum. Jika time quantum-nya habis atau proses sudah selesai, CPU akan dialokasikan ke proses berikutnya, di sebut_______________________________________________
- Algoritma ini setiap proses yang ada di ready queue akan dieksekusi berdasarkan burst time terkecil ______________________________________________________
(15 Point)
Perintah Linux (Shell Linux)
- Buat folder Data pada . /public/docs/: _____________________________________
- Pindahkan prompt ke folder . /public/docs/data:______________________________
- Copy semua file yang berkstensi doc yang ada difolder . /public/docs/:
- Ubah hak akses file . /public/docs/data menjadi bisa baca, tulis, dan eksekusi untuk User dan Grup: ________________________________________________________
- Ubah nam folder data menjadi dataku _____________________________________
- Hapus folder Dataku:___________________________________________________
- Bersihkan Layar:_______________________________________________________
(15 point)
Perintah MS-DOS:
- Tampilkan isi folder C:\Windows yang berhuruf awal A dan berekstensi EXE:
- Tampilkan isi folder C:\Windows yang huruf keduanya A dan berekstensi bebas:
- Pindah Ke Drive D : __________________________________________________
- Format Drive D: dengan label data : ______________________________________
- Buat folder C:\DATA: __________________________________________________
- Copy semua file pada C:\Windows yang berekstensi EXE
- Ubah atribut file di folder D:/Data menjadi menjadi hidden:_____________________
- Hapus direktori C:\DATA dan seluruh file dan folder didalamnya________________
(20 Point)
Kisi-kisi UTS Sistem Operasi UPY 2011 selengkapnya dapat didowload disini: Kisi-kisi UTS
Materi yang berhubungan:
Pengertian kongkurensi
Perkembangan sistem komputer mendatang adalah menuju ke sistem multiprocessing, multiprogramming, terdistribusi dan paralel yang mengharuskan adanya proses-proses yang berjalan bersama dalam waktu yang bersamaan. Hal demikian merupakan masalah yang perlu perhatian dari perancang sistem operasi. Kondisi dimana pada saat yang bersamaan terdapat lebih dari satu proses disebut dengan kongkurensi (proses-proses yang kongkuren).
Proses-proses yang mengalami kongkuren dapat berdiri sendiri (independen) atau dapat saling berinteraksi, sehingga membutuhkan sinkronisasi atau koordinasi proses yang baik. Untuk penanganan kongkuren, bahasa pemograman saat ini telah memiliki mekanisme kongkurensi dimana dalam penerapannya perlu dukungan sistem operasi dimana bahasa berada.
Read more…
Materi Sistem Operasi (SO) ini membahas tentang pengertian penjadwalan proses , sasaran penjadwalan sistem operasi, jenis-jenis penjadwalan yang meliputi: preemptive maupun nonpreempitive, seperti: round robin, priority sceduling, FCFS (First Come First Services), SJF (Shortest Job First), MQ (multi level quee) dan lain-lain.
Download materi: Sistem Operasi (SO) – 06 Penjadwalan Proses
Abu Bakar Fuad 100
Aditya Sylvadinata S 85
Agys Fahresa Subhi 100
Ainil Rahman 95
Aji suryanto 100
Aji Setyo P 100
Read more…
PENGUMUMAN: Kuliah Sistem operasi Kelas B, TI UPY, Jumat 26 Januari Jam 15.30 ditiadakan dan diganti secara Online.
Mohon Mahasiswa Menjawab Latihan Soal Pada Link berikut ini: http://fairuzelsaid.wordpress.com/2011/02/21/sistem-operasi-struktur-sistem-operasi/. dikumpul pada Pertemuan berikutnya.
Atas Perhatian dan Maklumnya diucapkan terimakasih
Pengertian proses pada sistem operasi
Proses dalam sistem operasi berisi instruksi, data, program counter, register pemroses, stack data, alamat pengiriman dan variabel pendukung lainnya.

Sistem Operasi - Proses
Terdapat beberapa definisi mengenai proses, antara lain :
- Merupakan konsep pokok dalam sistem operasi, sehingga masalah manajemen proses adalah masalah utama dalam perancangan sistem operasi.
- Proses adalah program yang sedang dieksekusi.
- Proses adalah unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi.
Peran sistem operasi dalam kegiatan proses adalah mengelola semua proses di sistem dan mengalokasikan sumber daya ke proses tersebut. Banyak proses yang dijalankan bersamaan, dimana setiap proses mendapat bagian memori dan kendali sendiri-sendiri (peran SO), sehingga setiap proses (program) memiliki prinsip :
- Independent, artinya program-program tersebut berdiri sendiri, terpisah dan saling tidak bergantung.
- One program at any instant, artinya hanya terdapat satu proses yang dilayani pemroses pada satu saat.
Dalam multiprogramming, teknik penanganan proses adalah dengan mengeksekusi satu proses dan secara cepat beralih ke proses lainnya (bergiliran), sehingga menimbulkan efek paralel semu (pseudoparallelism).
Read more…