Sistem Operasi – Virtual Memori

Pokok bahasan Sistem Operasi pada bab Virtual Memori ini meliputi:  Latar Belakang perlunya Virtual memori, Demand Paging, Page Replacement, Alokasi Frame, Thrashing, Contoh Sistem Operasi.

Setelah mempelajari materi dalam bab virtual memori  ini, mahasiswa diharapkan mampu:

  • Memahami latar belakang memori virtual
  • Memahami maksud demand paging
  • Memahami mekanisme page replacement
  • Memahami algoritma alokasi frame
  • Mengetahui implementasi memori virtual

Latar Belakang

Sebagian besar algoritma manajemen memori memerlukan satu kebutuhan dasar yaitu instruksi yang akan dieksekusi harus berada di memori fisik. Pada beberapa kasus, keseluruhan program tidak diperlukan. Misalnya :

  • Program mempunyai kode untuk menangani kondisi error yang tidak biasa. Karena error-error ini jarang terjadi, kode ini hampir tidak pernah dieksekusi.
  • Array, list dan tabel dialokasikan lebih dari kapasitas memori yang diperlukan
  •  Pilihan dan gambaran program jarang digunakan

Pada kasus dimana keseluruhan program dibutuhkan, mungkin tidak semua diperlukan pada saat yang sama. Kemampuan mengeksekusi program hanya pada beberapa bagian dari memori mempunyai beberapa keuntungan yaitu :

  •  Program tidak terbatas jumlah memori fisik yang tersedia sehingga user dapat  menulis program untuk ruang alamat virtual yang sangat besar yang berarti menyederhanakan programming task.
  • Karena setiap program user dapat menggunakan memori fisik yang lebih kecil, pada waktu yang sama dapat menjalankan lebih banyak program.
  •  I/O yang lebih sedikit diperlukan untuk load atau swap program user ke memori, sehingga setiap program user dapat berjalan lebih cepat.

Pengertian/Definisi Virtual Memori

Memori virtual adalah teknik yang memisahkan memori logika user dari memori fisik. Menyediakan memori virtual yang sangat besar diperuntukkan untuk programmer bila tersedia memori fisik yang lebih kecil. Programmer tidak perlu khawatir jumlah memori fisik yang tersedia, sehingga dapat berkonsentrasi pada permasalahan pemrograman.

Implementasi Virtual Memori

Memori virtual biasanya diimplementasikan menggunakan demand paging atau demand segmentation juga digunakan. Tetapi algoritma segment-replacement lebih kompleks daripada algoritma page-replacement karena segmen mempunyai ukuran
yang bervariasi.

Virtual Memory

Virtual Memory

Baca lebih lanjut

Sistem Operasi – Manajemen Memori

Pokok bahasan Sistem OperasiManajemen Memori, meliputi:  Latar Belakang, Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik, Swapping,  Alokasi berurutan, Paging, Segmentasi, Segmentasi dengan Paging

Setelah mempelajari materi sistem operasi ini, mahasiswa diharapkan mampu:

  • Memahami latar belakang manajemen memori
  • Memahami maksud ruang alamat logika dan ruang alamat fisik
  • Memahami teknik swapping pada manajemen memori
  • Memahami teknik alokasi memori secara berurutan
  • Memahami teknik alokasi memori tak berurutan yaitu sistem paging dan segmentasi
  • Mengetahui implementasi manajemen memori

Download pdf: Disini

Kisi-kisi UTS Sistem Operasi UPY 2011

Kisi-kisi UTS Sistem Operasi UPY 2011 adalah soal UTS Sistem operasi UII (Universitas Islam Indonesia) 2011 yang lalu. Selamat mencoba semoga pada UTS nanti bisa dengan mudah mengerjakan.

Proses dan Penjadwalan Proses

  • Unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi, di sebut _________________________________________________
  • Interupsi yang terjadinya karena adanya kesalahan atau kondisi kekecualian  yang dihasilkan proses yang running, seperti usaha illegal dalam mengakses file, disebut:______________________________________________________________
  • Panggilan meminta atau mengaktifkan bagian sistem operasi ____________________
  • Algoritma Penjadwalan dimana proses akan mendapat jatah sebesar time quantum. Jika time quantum-nya habis atau proses sudah selesai, CPU akan dialokasikan ke proses berikutnya, di sebut_______________________________________________
  • Algoritma ini setiap proses yang ada di ready queue akan dieksekusi berdasarkan burst time terkecil ______________________________________________________

(15 Point)

Perintah Linux (Shell Linux)

  • Buat folder Data pada . /public/docs/: _____________________________________
  • Pindahkan prompt ke folder . /public/docs/data:______________________________
  • Copy semua file yang berkstensi doc yang ada difolder . /public/docs/:
  • Ubah hak akses file . /public/docs/data menjadi bisa baca, tulis, dan eksekusi untuk User dan Grup: ________________________________________________________
  • Ubah nam folder data menjadi dataku _____________________________________
  • Hapus folder Dataku:___________________________________________________
  • Bersihkan Layar:_______________________________________________________

(15 point)

Perintah MS-DOS:

  • Tampilkan isi folder C:\Windows yang berhuruf awal A dan berekstensi EXE:
  • Tampilkan isi folder C:\Windows yang huruf keduanya A dan berekstensi bebas:
  • Pindah Ke Drive D     : __________________________________________________
  • Format Drive D: dengan label data    : ______________________________________
  • Buat folder C:\DATA: __________________________________________________
  • Copy semua file pada C:\Windows yang berekstensi EXE
  • Ubah atribut file di folder D:/Data menjadi menjadi hidden:_____________________
  • Hapus direktori C:\DATA dan seluruh file dan folder didalamnya________________

(20  Point)

Kisi-kisi UTS Sistem Operasi UPY 2011 selengkapnya dapat didowload disini: Kisi-kisi UTS

Materi yang berhubungan:

Sistem Operasi (SO) – Kongkurensi

Pengertian kongkurensi

Perkembangan sistem komputer mendatang adalah menuju ke sistem multiprocessing, multiprogramming, terdistribusi dan paralel yang mengharuskan adanya proses-proses yang berjalan bersama dalam waktu yang bersamaan. Hal demikian merupakan masalah yang perlu perhatian dari perancang sistem operasi. Kondisi dimana pada saat yang bersamaan terdapat lebih dari satu proses disebut dengan kongkurensi (proses-proses yang kongkuren).

Proses-proses yang mengalami kongkuren dapat berdiri sendiri (independen) atau dapat saling berinteraksi, sehingga membutuhkan sinkronisasi atau koordinasi proses yang baik. Untuk penanganan kongkuren, bahasa pemograman saat ini telah memiliki mekanisme kongkurensi dimana dalam penerapannya perlu dukungan sistem operasi dimana bahasa berada.

Baca lebih lanjut

Sistem Operasi (SO) – Penjadwalan Proses

Materi Sistem Operasi (SO) ini membahas tentang pengertian penjadwalan proses , sasaran penjadwalan sistem operasi, jenis-jenis penjadwalan yang meliputi: preemptive maupun nonpreempitive, seperti: round robin, priority sceduling, FCFS (First Come First Services), SJF (Shortest Job First), MQ (multi level quee) dan lain-lain.

Download materi:    Sistem Operasi (SO) – 06 Penjadwalan Proses

Sistem Operasi – Proses

Pengertian proses pada sistem operasi

Proses dalam sistem operasi berisi instruksi, data, program counter, register pemroses, stack data, alamat pengiriman dan variabel pendukung lainnya.

Sistem Operasi - Proses

Sistem Operasi - Proses

Terdapat beberapa definisi mengenai proses, antara lain :

  • Merupakan konsep pokok dalam sistem operasi, sehingga masalah manajemen proses adalah masalah utama dalam perancangan sistem operasi.
  • Proses adalah program yang sedang dieksekusi.
  • Proses adalah unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi.

Peran sistem operasi dalam kegiatan proses adalah mengelola semua proses di sistem dan mengalokasikan sumber daya ke proses tersebut. Banyak proses yang dijalankan bersamaan, dimana setiap proses mendapat bagian memori dan kendali sendiri-sendiri (peran SO), sehingga setiap proses (program) memiliki prinsip :

  • Independent, artinya program-program tersebut berdiri sendiri, terpisah dan saling tidak bergantung.
  • One program at any instant, artinya hanya terdapat satu proses yang dilayani pemroses pada satu saat.

Dalam multiprogramming, teknik penanganan proses adalah dengan mengeksekusi satu proses dan secara cepat beralih ke proses lainnya (bergiliran), sehingga menimbulkan efek paralel semu (pseudoparallelism).

Baca lebih lanjut

Sistem Operasi – Command Line Linux

Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.

Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:
$ man ls

&

Perintah & dipakai dibelakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya adalah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain. Lihat juga perintah bg dan fg.
adduser index
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut.
# adduser udin
# passwd udin

Selanjutnya Anda akan diminta memasukkan password untuk user udin. Isikan password untuk udin dua kali dengan kata yang sama.

Baca lebih lanjut

Sistem Operasi – Nilai Quis Kelas C UII

Sistem Operasi – Nilai Kelas C UII

Nama Quis Riawan Indra Pramana 95 Abu Bakar 100 Riza Fahlipi 100 Maya Indah C. Putri 90 Siti Musarofah 85 Rizki Annisa 95 Selvia Ningrum 95 Sarvina Happy Ulvina Sari 90 Ainil Rahman 95 Syahriani Eka Astuti 90 Yuliana 90 Herlina 90 Dian Oktavia P 90 Nur Karuniati 100 Ali Zainal Abidin 90 Ramadani 85 Hendita Wp 80 Radoga Wahyu K 75 Sunu Permanajati 90 Ikhsan Hadi Saputra 90 Rikrik M 85 Riski Maulana 90 Mughni kharismawan 90 Nurhadi Pratama Putra 100 Muhammad Alyas A 100 Eko Syamsuddin 100 Hanggoro 65 Iyon 65 Gandi Saputra D 65 Ganang N 85 Arief Rahman H 85 Rahmat Fadillah 95 M. Wahyu Dirgantara 95 Hendy Indrawan S 95 Satrio Sadewo 75 Eko Widianto 85 Ags Fahresa Subhi 100 Rizqi Qurbani 90 Muhammad Abid 100 Luther Maruli S 100 Syamsul Huda 85 M. Dhanar S 95 Nadim Maretan 90 Rahmat Aktafianto 95 Aji suryanto 80 Aditya Sylvadinata S 75 Luthfian Ramadhan 90 Satiti Widya Siwi 90 Andina Putri D 90 Verona Puspa P 90 Amelia Afriani D 90 Yusuf Helmi Gunawan 80 Mendung jaladra 90 Bagus Narwanto 90 Muhammad Zainuddin 90