Cyberlaw – Tingkatan CyberConflict


Type of CyberconflictPada sesi cyberlaw ini dibahas tentang jenis/tingkatan cyberconflict. Dengan bahasan ini diharapkan mahasiswa dapat memahami jenis-jenis konflik di dunia maya, cakupannya, dan potensi kerusakannya.

Bentuk-bentuk CyberConflict terdiri dari beberapa tingkatan. Tingkatan pertama adalah Cybervandalism yang melakukan pengrusakan konten seperti melakukan hacking situs atau menonaktifkan server dengan data overload. Cybervandalism adalah bentuk serangan yang paling luas dan banyak menyita perhatian publik. Namun seringkali efek dari insiden tersebut dibatasi oleh waktu dan relatif tidak berbahaya.

Pada tingkatan kedua dan ketiga adalah kejahatan internet dan cyberespionage. Keduanya merupakan insiden rutin yang berlangsung secara independen di area konflik. Korban utama dalam kasus ini adalah sektor korporat, dimana mereka sangat sulit untuk mengamankan datanya. Investasi pengamanan sistem informasi yang handal memerlukan biaya yang sangat tinggi. Tercatat bahwa biaya yang tertelan oleh “fenomena global” ini diperkirakan berada dalam kisaran US $ 1000000000000 per tahun. Jaringan Pemerintahpun sering menjadi sasaran, walupum ditargetkan  relatif jarang dibandingkan korporat.

Tingkatan keempat adalah  cyberterrorism, istilah ini digunakan untuk menggambarkan serangan ilegal oleh aktor intelektual (bukan negara) terhadap komputer, jaringan, dan informasi yang tersimpan di dalamnya.  Cyberterrorism dilakukan dengan tujuan mengintimidasi pemerintah (atau penduduk) atau untuk memaksa perilaku tertentu . Sebuah cyberattack dapat dikategorikan sebagai cyberterrorism jika hasilnya dalam bentuk kekerasan fisik terhadap orang atau properti, atau paling tidak menyebabkan kerusakan yang dapat menciptakan ketakutan. Ruang lingkup potensi kerusakannya dianggap sangat tinggi, meskipun tidak ada kasus nyata hingga saat ini.

Tingkatan tertinggi adalah cyberwar yang dapat didefinisikan sebagai perang  atau konflik yang terjadi diruang virtual yang melibatkan teknologi informasi yang bertujuan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan pemimpin politik, pemimpin  militer dan atau sikap warga sipil. Secara konseptual, cyberwar merefleksikan kemajuan teknologi informasi disegala bidang termasuk militer.

Penggunaan CyberSpace sebagai panggung konflik telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal ini  cukup menyita perhatian kita. Setiap hari, konflik politik, ekonomi, dan militer dilakukan sampai batas tertentu di internet. Dalam konteks ini, istilah “cyberwar” sering digunakan. CyberWar digunakan untuk mengacu pada jenis konflik di dunia maya dengan dimensi internasional. Namun, penggunaannya yang luas sesungguhnya tidak terlalu berguna. Hal yang terpenting bukanlah pada konseptual berbagai bentuk konflik di dunia maya.  Hal yang lebih penting adalah bagaimana membentengi bahaya cyberwar itu sendiri, seperti:  mengalokasikan tanggung jawab, melakukan penanggulangan preventif dan reaktif, serta kemampuan melakukan investigasi kriminal.

Istilah “cyberwar” sesungguhnya hanya mencakup sub-bagian kecil dari berbagai jenis cyberattacks. Dari sudut pandang militer, cyberwar dapat  dianggap sebagai bagian dari perang informasi. Untuk menentukan substansi dan relevansi konsep cyberwar, kita tidak hanya memerlukan definisi leksikal, tetapi juga sebuah pembedaan antara dimensi operasional dan strategis  Kita juga harus membedakan antara tindakan cyberwar ofensif dan defensif, dengan peran militer dalam cyberdefence dalam satu batasan tertentu.

Dalam Prakteknya, Cyberwar sangat sulit dikategorisasi sebagai cyberattacks, terutama bila dikaitkan dengan para pelakunya. Kemampuan para penyerang terus-menerus meningkat, sehingga sering tidak mungkin utuk mengidentifikasinya dengan jelas dam tepat. Namun demikian, serangan-serangan yang terjadi harus dipahami apa motivasinya, darimana  asal-usulnya, apakah merupakan bagian dari operasi  militer atau bukan, dan seberapa besar potensi kerusakan yang dapat ditimbulkannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s