Kisi-kisi UTS Sistem Informasi 2010


Sistem & Karakteristik Sistem

  • Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalarn sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses
  • Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transfor­masi dari masukan menjadi keluaran yang berguna
  • Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
  • Batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan).
  • Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri.

Jenis-Jenis Sistem

  • Sistem fisik (physical system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat. Misalnya: sistem komputer, sistem sekolah, sistem akuntansi, dan sistem transportasi.
  • Sistem deterministik (deterministic system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat. Misalnya, sistem komputer.
  • Sistem probabilistik (probabilistic system) adalah sistem yang tak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas.
  • Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak bertukar mated, informasi, atau energi dengan lingkungan.
  • Sistem terbuka (open system) adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan.
  • Sistem buatan manusia (hurraara made systenr) adalah sistem yang dibuat oleh manusia. Misalnya, sistem komputer dan sistem mobil.
  • Sistem abstrak (abstract system) adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep.
  • Sistem alamiah (natural system) adalah sistem yang terjadi karena alam (tidak dibuat oleh manusia).

Antar Muka Sistem

  • Penapisan, yakni membuang derau atau data yang tak berguna.
  • Pengkodean/pendekodean, yakni mengubah data dari suatu format ke dalam format yang lain
  • Pendeteksian, yakni melakukan pemeriksaan dan pembetulan kesalahan-kesalahan terhadap standar atau kekonsistensian
  • Penyanggatan, yakni memungkinkan dua buah sistem bekerjasama tanpa harus tersinkronisasi secara ketat. Caranya antarmuka mengumpulkan data dari satu subsistem dan kemudian memperkankan subsistem lain mengambil data tersebut
  • Pengamanan, yakni menolak permintaan yang berasal dari pihak yang tak berhak terhadap data dan menyediakan mekanisme proteksi yang lain
  • Pengikhtisaran, yakni meringkas sejumlah masukan ke dalam bentuk agregat (ringkasan)

Data Informasi

  • data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktivitas, dan transaksi, yang tidak mempunyai makna atau tidak ber­pengaruh secara langsung kepada pemakai.
  • informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan ber­manfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang.
  • Pengetahuan (knowledge) adalah kombinasi dari naluri, gagasan, aturan, dan prosedur yang mengarahkan tindakan atau keputusan (Alter, 1992).
  • Rekaman adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait, Sebagai contoh, nama, alamat, kota, dan tempat tinggal lahir seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekarnan.
  • Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan data yang ber­kaitan dengan suatu subjek.
  • Elemen data adatah suatu data terkecil yang tidak dapat dipecah lagt menjadi unit data yang lairr.
  • Audio adalah data dalam bentuk suara. Instrumen musik, suara orang atau suara binatang, gemericik air, detak jantung merupakan beberapa contoh data audio.
  • Teks adalah sederetan huruf, angka, dan simbol-simbol khusus (misalnya + dan $) yang kombinasinya tidak tergantung pada masing-­masing item secara individual.
  • Video menyatakan data dalam bentuk sejumlah gambar yang ber­gerak dan bisa saja dilengkapi dengan suara.
  • Relevan berarti bahwa informasi benar-benar memberikan manfaat bagi pemakai. Tentu saja, relevansi informasi untuk setiap pemakai ber­beda-beda.

Komponen Sistem Informasi

  • Arsitektur informasi Suatu pemetaan atau rencana kebutuhan-kebutuhan informasi di dalam suatu organisasi (Turban, McLean, Wetherbe, 1999)
  • Arsitektur tersentralisasi adalah komputer yang berukuran relatif besar yang ditujukan untuk menangani data yang berukuran besar, dengan ribuan terminal untukk mengakses data dengan tanggapan yang sangat cepat, dan melibatkan jutaan transaksi.
  • Arsitektur desentralisasi merupakan konsep dari pemorosesan data tersebar (atau terdistribusi). Sistem pemrosesan data terdistribusi (atau biasa disebut sebagai komputasi tersebar).
  • Arsitektur client/server mulai banyak diterap­ian pada sistem informasi. Dengan menggunakan arsitektur ini, sistem informasi dapat dibangun dengan menggunakan perangkat lunak gado-gado. Artinya, jika pada awalnya sistem informasi dibangun dengan menggunakan perangkat lunak X, maka untuk pengembangan aplikasi baru dapat menggunakan perangkat lunak Y. Tidak perlu ada migrasi sistem.
  • Jaringan komputer dan komunikasi : sistem penghubung yang memungkinkan sesumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.
  • Basis data (database): sekumpulan tabel, hubungan, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data.
  • Prosedur: sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehedaki.
  • Perangkat keras (hardware): mencakup peranti-peranti fisik seperti komputer dan printer.
  • Perangkat lunak (software) atau program: sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.

Link Terkait:

Sistem Informasi & Teknologi Informasi

  • Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan tekno­logi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
  • Teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata­-kata, bilangan, dan gambar.

Personil IT

  • Operator, orang mempunyai tugas mengg­operasikan komputer dan peralatan pendukung. Ia bertugas menghidupkan peralatan-peralatan komputer, memuat pita (tape), meletakkan kertas pada printer, dan tugas-tugas semacam itu. Adagup operator yang mempunyai tugas dalam pemasukan data biasa disebtre sebagai operator entri data (data entry operator).
  • Analis Sistem (System Analyst), orang mempunyai tugas sebagai antarmuka antara pemakai informasi dengan sistem informasi. Dialah yang bertanggung jawab menerjemahkan kebutuhan pemakai menjadi sebuah rancangan basis data dan aplikasi.
  • Pemrogram Aplikasi (Application Programmer), orang yang mempunyai tugas membuat suatu aplikasi (program komputer) yang dipakai dalam sistem informasi. Aplikasi­ yang dibuat didasarkan spesifikasi yang dibuat oleh analis sistem.
  • Analis Pemrogram (Analist/Programer), Analis pemrogram atau biasa juga ditulis Analis/Pemrogram adalah suatu posisi dalam bagian PDE yang bertugas sebagai pemrogram dan sekaligus analis sistem. Posisi seperti ini banyak dijumpai di Indonesia. Dengan alasan bagian komputer masih kecil dan demi penghematan biaya, seorang analis sekaligus merangkap sebagai pemrogram.
  • Pemrogram Sistem (System Programmer), adalah pemrogram yang mempunyai tugas khusus yaitu membuat program yang berhubungan dengan operasi internal komputer dan periferal. Sebagai contoh, untuk lingkungan yang menggunakan sistem operasi UNIX, seorang pemrogram sistem harus tahu cara membuat skrip dengan shell script atau menggunakan bahasa C untuk mengontrol peralatan. Pemrogram sistem kadangkala disebut “software engineer” atau “system engineer”.
  • Administrator Basis Data (Database Administrator / DBA), Administrator basis data atau biasa disebut DBA bertanggung jawab terhadap struktur data dalam basis data yang digunakan dalam orga­nisasi. Dialah yang berperan dalam mendefinisikan standar data.
  • Teknisi Komunikasi Data atau Spesialis Komunikasi Data, Teknisi komunikasi data bertanggung jawab terhadap masal komunikasi data dan jaringan komputer. Dialah yang berperan membuat dua komputer tetap dapat bertukar data.
  • Teknisi perawatan system, Teknisi perawatan sistem bertanggung jawab terhadap kelangsung operasi perangkat keras. Jika terjadi kerusakan seperti pada printer atau monitor, dialah yang akan segera melakukan penggantian atau pereparasian. Seringkali teknisi ini disebut sebagai “hardware engineer”.
  • Webmaster,  adalah personil yang bertanggung jawab terhadap isi halaman Web yang dimiliki oleh organisasi.
  • Auditor PDE (EDP Auditor), Personil ini mempunyai tanggung jawab memastikan bahwa sistem informasi yang berbasis komputer memenuhi azas-azas akuntansi dan pengauditan sehingga keamanan dan dalam sistem terjamin.

11 thoughts on “Kisi-kisi UTS Sistem Informasi 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s