Wisata Budaya – Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana


Relief Garuda Wisnu Kencana

Relief Garuda Wisnu Kencana

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut.

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana aku kunjungi pada saat Tour Kunjungan Dunia Industri Fakultas Teknik, Universitas PGRI Februari 2011 yang lalu. Pada saat memasuki areal wisata budaya ini, sempat terfikir apa daya tarik sesungguhnya dari obyek ini. Untungnya ada selebaran informasi yang menjadi referensi tentang obyek ini. Dari sana saya ketahui rencana luar biasa monumen ini. Patung ini diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. Patung Garuda Wisnu Kencana ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Patung ini terbuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4.000 ton, dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter. Jika pembangunannya selesai, patung ini akan menjadi patung terbesar di dunia dan mengalahkan Patung Liberty. Luar Biasa.

Memasuki area kita dimanjakan dengan landscape taman tertata rapi, dihiasi beberapa buah pilar batu cadas alami setinggi 25 meter yang berdiri kokoh yang akan ditata dengan berbagai ornamen yang diambil dari kisah dramatis Ramayana yang menjadi sumber inspirasi seni pertunjukan Bali. Pahatan ukiran latar belakang relief bercorak seni pahat pewayangan (Kayon atau Gunungan) yang sangat khas Bali dan Jawa.

Garuna Wisnu Kencana

Garuna Wisnu Kencana

Selanjutnya aku menaiki tangga dan menemukan patung Wisnu yang sungguh luar biasa besar. Wisnu adalah simbol Hindu yang melambangkan kekuatan utama pemelihara alam semesta yang mendominasi kawasan ini. Diwujudkan sebagai patung berukuran raksasa terbuat dari kuningan dan tembaga dengan ketinggian mencapai 22 meter, menjadikan figur ini sebagai perwujudan modern sebuah kebudayaan dan tradisi kuno. Menurut informasi Patung ini dirancang oleh salah seorang dosen ITB bernama I Nyoman Nuarta.

Wujud yang menyertainya adalah Garuda – seekor burung besar yang menjadi kendaraan Dewa Wisnu sebagai perlambang kebebasan sekaligus pengabdian tanpa pamrih. Diareal ini kupuaskan berfoto-foto ria.

Tidak lama berselang dari arah pelataran, terdengar bunyi tabuhan dikuti oleh rombongan penari Bali menuju areal Patung Wisnu. Rupanya sebentar lagi akan ada pertunjukan kesenian tepat di depan monumen ini. Moment yang pas banget. Tarian Bali memang Eksotik, liukan tubuh dan lirikan mata penari Legong seakan-akan membawa kedimensi jaman raja-raja dulu. Tarian Legong sendiri adalah sebuah tarian klasik Bali yang memiliki pembendaharaan gerak yang sangat komplek dan diikat oleh struktur tabuh pengiring yang konon mendapat pengaruh dari Tari Gambuh. Kata Legong Keraton terdiri dari dua kata yaitu legong dan kraton. Kata legong diduga berasal dari kata “leg” yang berarti gerak tari yang luwes. Lemah gemulai. Sementara “gong” berarti gambelan. “leg” dan “gong” digabung menjadi legong yang mengandung arti gerakan yang diikat, terutamaaksentuasinya oleh gambelan yang mengiringinya. Jadi Legong Keraton berarti sebuah tarian istana yang diiiringi oleh gambelan. Sebutan legong kraton merupakan perkembangan berikutnya. Ada praduga bahwa Legong Kraton berasal dari pengembangan Tari Sang Hyang.

Garuda Wisnu Kencana - Garuda

Garuda Wisnu Kencana - Garuda

Dari ketinggian lokasi Garuda Wisnu Kencana, kita akan melihat hamparan pemandangan pulau Bali bagian selatan. Terlihat bagaimana laut mengapit Bali, disebelah kiri juga nampak bandara Ngurah Rai dgn pesawat turun naik, kemudian Kuta, Jimbaran. Disisi kanan terlihat Nusa Dua, Benoa, dan tentu saja pemandangan Kota Denpasar.

One thought on “Wisata Budaya – Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana

  1. Waktu ke Bali cuman lewat saja liat taman GWK, penginnya ke wisata pantai yang terkenal dulu. sayang waktu liburannya tidak cukup untuk ke taman GWK lebih dekat. Semoga ada jalan balik kembali liburan ke Bali nan Indah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s