CURHAT – TAUSYIAH DIRI DI HARI MILADKU


Curhat – Tausyiah Di Hari Miladku

Hari ini hari kelahiranku, tapi aku lebih memilih mengingat mati dari pada aku dilahirkan karena memang aku tak pernah ingat seperti apa aku dilahirkan dulu.
Entah mengapa, aku tak dapat menahan kesedihan. Seakan aku mengalami kehilangan yang begitu mendalam. Air mataku berlinangan. Aku tidak meratapi kehidupan ini, tapi meratapi mengapa aku tidak peduli dengan orang-orang yang begitu mengasihi aku.
Selama ini aku merasa terus berpura-pura seakan-akan kehidupan ini tidak akan pernah berakhir. Aku terus merencanakan untuk hal-hal yang hebat di masa mendatang dan terus terlena karenanya. Terus menerus merancang tujuan dan impian untuk pergi kepulau khayalan di tengah lautan, kusebut PULAU IMPIAN. Setiap kali difikiranku berkata: “Aku akan melakukan ini, aku akan melakukan itu”.
Seharusnya aku menghadapi kematian sekarang juga, tanpa perlu menunggu maut ditenggorokanku. Bayangan kematian ini memberikan sensasi dan paradoks. Aku justru merasa terlahir kembali. bahwa aku harus menikmati hidup, dan tak pernah takut lagi akan kematian.
Aku ingin merasakan kematianku sekarang. Agar Esok aku dilahirkan kembali.
Terimakasih buat kalian yang telah mengalirkan kasih sayang dan perhatian padaku.

Semoga Allah melimpahkan kasih sayang juga pada kalian. Karena aku sendiri takkan pernah sanggup membalasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s