PUISI – DINDING CINTA


Puisi – Dinding Cinta

Dinding Cinta

Dinding Cinta

Kuterjaga lagi dan mengingatmu
Hatiku tak pernah gelisah lagi
Karena cintaku tak menuntut balas
Bagiku mencintai jauh lebih penting daripada dicintai

Beribu bait akan kutullis untukmu
Tetap akan kutulis meski tak terbaca
Bahkan Meski kau tak disini lagi

Dinding ini adalah monumen
Betapa seorang laki-laki mencintai
Tanpa syarat, dia bertanya karena hanya ingin memahami
Tanyalah dalam hatimu, apakah dia pernah marah
Dia mengikutkan maaf dan doa atas setiap kejadian

Dinding ini adalah monumen cinta
Yang akan tegak selamnya
Dia menjadi mercusuar
yang akan kupandagi dimanapun dan kapanpun aku berada
Menjulang tinggi
menengadah takdir
disetiap jengkal di didingnya tertulis

“Aku selalu menyangimu”

One thought on “PUISI – DINDING CINTA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s