Puisi – Kupahamimu


kupahamimu

Kupahami gejolakmu,
karena kau lahir dalam prahara,
ketika peliuk cium adalah azasi,
seandainya boleh kuredam katamu dengan sekapan terdalam,
hingga tak ada lagi rasa, selain hangatku..

tidak pernah kita mampu memilih ranjang untuk mengoek,
tapi kita yakin tuhan bermaksud melenakan dalam damai,
lewat tayangan sinetron episde satir tanpa setir,
kita bertindak karena alur alir liar, yang kelokan tak elok terseok-seok..

hari ijinkan dia melukismu dengan jingga putih dan pagi, dalam diorama dan cakrwal yag teridah dalam fikirnya..agar ada episode lain..
doaku untukmu..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s