Aspek Hukum Pornografi

Dalam pengertian aslinya, pornografi secara harafiah berarti “tulisan tentang pelacur”, dari akar kata Yunani klasik πορνη dan γραφειν. Kata ini berasal dari dari istilah Yunani untuk orang-orang yang mencatat “pornoai”, atau pelacur-pelacur terkenal atau yang mempunyai kecakapan tertentu dari Yunani kuno. Pada masa modern, istilah ini diambil oleh para ilmuwan sosial untuk menggambarkan pekerjaan orang-orang seperti Nicholas Restif dan William Acton, yang pada abad ke-18 dan 19 menerbitkan risalat-risalat yang mempelajari pelacuran dan mengajukan usul-usul untuk mengaturnya. Istilah ini tetap digunakan dengan makna ini dalam Oxford English Dictionary hingga 1905.

Download Materi Selengkapnya  pada link berikut:

Cyberlaw – Aspek Hukum Pornografi

Iklan