Kewirausahaan & Bisnis – Kompetensi Wirausahawan


Entrepreneur Competence

Entrepreneur Competence

Kompetensi perlu dimiliki oleh wirausahawan seperti halnya profesi lain dalam kehidupan, kompetensi ini mendukungnya ke arah kesuksesan. Dan & Bradstreet business Credit Service (1993 : 1) mengemukakan 10 kompetensi yang harus dimiliki, yaitu :

  • Knowing your business, yaitu mengetahui usaha apa yang akan dilakukan. Dengan kata lain, seorang wirausahawan harus mengetahui segala sesuatu yang ada hubungannya dengan usaha atau bisnis yang akan dilakukan.
  • Knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasi dan mengenalikan perusahaan, termasuk dapat memperhitungkan, memprediksi, mengadministrasikan, dan membukukan kegiatan-kegiatan usaha. Mengetahui manajemen bisnis berarti memahami kiat,  cara, proses dan pengelolaan semua sumberdaya perusahaan secara efektif dan efisien.

  • Having the proper attitude, yaitu memiliki sikap yang sempurna terhadap usaha yang dilakukannya. Dia harus bersikap seperti pedagang, industriawan, pengusaha, eksekutif yang sunggung-sungguh dan tidak setengah hati.
  • Having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup. Modal tidak hanya bentuk materi tetapi juga rohani. Kepercayaan dan keteguhan hati merupakan modal utama dalam usaha. Oleh karena itu, harus cukup waktu, cukup uang, cukup tenaga, tempat dan mental.
  • Managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan / mengelola keuangan, secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannnya secara tepat, dan mengendalikannya secara akurat.
  • Managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin. Mengatur, menghitung, dan menepati waktu sesuai dengan kebutuhannya.
  • Managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan / memotivasi,  dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.
  • Statisfying customer by providing high quality product, yaitu memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, bermanfaat dan memuaskan.
  • Knowing how to compete, yaitu mengetahui strategi / cara bersaing. Wirausaha harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weaks), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), dirinya dan pesaing. Dia harus menggunakan analisis SWOT sebaik terhadap dirinya dan terhadap pesaing.
  • Copying with regulation and paper work, yaitu membuat aturan / pedoman yang jelas tersurat, tidak tersirat. (Triton, 2007 :137 – 139)

cropped-sampul-fb-baru.jpg

 

About these ads

6 thoughts on “Kewirausahaan & Bisnis – Kompetensi Wirausahawan

  1. Assalam… Pak Fairuz
    Saya setuju, bahwa berwirausaha adalah usaha yang sangat menjanjikan bila kita dapat bersungguh-sungguh dan berikhtiar. Semoga dengan berwirausaha kita dapat menjadi orang yang sukses. Sukses dunia-akhirat melalui wirausaha yang “sehat”. Amiiin…
    Tapi, biasanya yang menjadi kendala adalah mengenai modal materi. Hal itu tak dapat kita pungkiri juga menjadi hal yang sangat mendasar dirasakan oleh sebagian besar calon wirausaha. Menurut Bapak, Bagaimana Pak solusinya?

  2. Kalo kita membaca 10 kompetensi diatas, tak satupun mensyaratkan bahwa seorang enterpreuneur harus memiliki modal yang cukup. Kata pak Ciputra, seorang enterpreuner harus berfikir inovatif, dapat mengubah kotoran/rongsokan menjadi emas. Mampu menciptakan uang tanpa uang. Ada bebera refrensi buku yang saya rekomendasikan untuk dibaca: Virtual Kepepet dan Ciputra Way yang mungkin dapat menghilhami anda, dari buku-buku ini anda dapat membaca berbagai ide-ide gila bagaimana menghasilkan uang tanpa uang serta bagaimana memiliki kemampuan membaca peluang. Saya sendiri bukan pakarnya biarlah para pakar ini yang lebih menjelaskannya Semoga bermannfaat. Syukron katsir.

  3. Assalam…
    Salam UPY
    Thank’s Pak Fairuz…
    Itu saya tuliskan mewakili sedikit pengalaman dari pribadi dan beberapa kerabat. Karena Modal materi yang banyak akan menghasilkan keuntungan yang lebih banyak dari pada modal materi yang sedikit. Itulah realitanya yang terjadi di lapangan.
    Tidak dipungkiri, menghasilkan uang yang banyak tanpa uang memang ada, sampah emas pun juga ada, namun hal yang tertulis itu hanyalah sekedar minoritas saja yang terjadi di lapangan ini.
    Ikhlas dan ikhtiar menurut saya adalah kata kunci utama.
    Semoga kita termasuk ke dalam orang-orang yang beruntung dunia dan akhirat.
    Amiiiiinnnnnn…
    Salam Pak buat Keluarga…
    Wassalam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s