Arsip

Archive for the ‘Analisis Sistem Informasi’ Category

Manajemen Proyek Teknologi Informasi – Stakeholder Sistem

2 Oktober 2011 4 komentar

Stackeholder (Para Pemain)

Stakeholder

Stakeholder

Orang yang memiliki ketertarikan pada sistem informasi yang sudah ada atau ditawarkan. Stakeholder bisa termasuk pekerja teknis dan non teknis, bisa pekerja dalam atau luar organisasi.

Di AS stake holder ini sering disebut pekerja informasi, yaitu: orang yang melibatkan pembuatan pengumpulan, pemrosesan dan pendistribusian, dan penggunaan informasi.

Secara luas dapat dibagi 5 Kelompok

Pemilik Sistem (System Owner)

Pemilik sistem adalah sponsor SI dan advokad eksekutif, biasanya bertanggung jawab atas pendanaan proyek pengembangan, pengopeasian dan perawatan SI.

  • Pemilik sistem biasanya berasal dari tingkat manajemen
  • Untuk sistem ukuran menengah ke atas, pemilik sistem biasanya tingkat manajer menengah atau eksekutif.
  • Untuk sistem yang kecil, pemilik sistem bisa manajer menengah atau supervisor.
  • Pemilik sistem biasanya cenderung tertarik pada keuntungan bersih – berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk sistem tersebut, Seberapa besar nilai atau keuntungan sistem terhadap bisnis.

Pengguna Sistem (System User)

Pengguna Sistem (System User)

Pengguna Sistem (System User)

Pengguna sistem Adalah “pelanggan” yang akan menggunakan atau terpengaruh SI pada basis reguler – mengcapture, menvalidasikan, memasukkan, menanggapi, menyimpan, dan bertukar data dan informasi.

  • Mayoritas pekerja informasi disebarang sistem informasi
  •  Cenderung Tidak mengacuhkan biaya dan keuntungan system
  • Lebih memperhatikan fungsionalitas sistem yang disediakan untuk pekerjaannya dan kemudahan mempelajari dan menggunakan sistem.
  •  Oleh karena itu diskusi dengan banyak pengguna harus dipertahankan pada tingkat persyaratan bisnis bukannya pada persyaratan teknis.

Ada banyak kelas pengguna, kesemuanya harus terlibat dalam proyek pengembangan sistem, yaitu :

Pengguna sistem internal (Internal System User) adalah karyawan-karyawan bisnis, dimana SI dibangun untuk mereka. Para pengguna internal adalah mayoritas pengguna sistem dalam kebanyakan bisnis.

  • Pekerja administrasi dan layanan – mengerjakan pemrosesan transaksis sehari-hari, misalnya meproses pesanan, faktur pembayaran, dan sejenisnya. Mereka menulis dan mengarsipkan surat-surat. Kebanyakan data fundamental disemua bisnis ditangkap oleh mereka. Mereka cenderung terfokus pada kecepatan dan akurasi pemrosesan transaksi.
  • Staf teknis dan professional – terdiri dari spesialis bisnis dan industri yang mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan spesialisasi yang tinggi. Contoh: Pengacara, akuntan, insinyur, analis pasar dan ahli iklan. Karena mereka didasarkan pada pengetahuan yang baik, mereka kadang disebut knowledge worker. SI yang dibuat berfokus pada informasi yang tepat pada waktunya untuk pemecahan masalah.
  • Manajer – adalah para pembuat keputusan. SI untuk manajer cenderung fokus secara keseluruhan pada akses informasi. Manajer memerlukan informasi yang tepat pada waktu yang tepat untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah dan membuat keputusan yang baik.
  • Supervisor cenderung fokus pada pemecahan masalah dan pembuatan keputusan sehari-hari.
  • Manajer menegah lebih peduli pada nasalah operasional dan pembuatan keputusan taktis (jangka pendek).
  • Manajer eksekutif lebih peduli pada perencanaan dan pembuatan keputusan strategis.

Pengguna sistem Eksternal (External System User) adalah pengguna yang merupakan konsumen. Internet telah memungkinkan hal tersebut. Pengguna eksternal adalah mayoritas pengguna SI Modern. Contoh:

  • Pelanggan – organisasi atau individu yang membeli produk atau layanan kita
  • Pemasok – organisasi tempat perusahaan kita membeli persedian dan barang mentah.
  • Rekan Kerja – organisasi tempat perusahaan kita membeli layanan atau berpartner.
  • Karyawan – karyawan yang bekerja dijalan atau dirumah

Pengguna sistem eksternal sering disebut remote user dan mobile user. Mereka terhubung dengan sistem informasi kita melalui komputer laptop, komputer genggam dan telepon pintar (smart phone) – dengan atau tanpa kabel.

Desainer Sistem (System Designer)

Desainer Sistem (System Designer)

Desainer Sistem (System Designer)

Desainer sistem adalah spesialis teknis yang menerjemahkan persyaratan bisnis pengguna sistem dan pembatas solusi teknis. Bertugas mendesain database, input, output, screen (layar/tampilan), jaringan, dan perangkat lunak komputer yang akan memenuhi persyaratan pengguna sistem.

Desainer sistem adalah spesialis teknologi informasi yang menggunakan teknologi terpilih. Cenderung fokus pada keahlian teknik khusus. Misalnya :

  • Administrator database (database Administrator) – spesialis dalam teknologi database yang digunakan untuk mendesain dan mengkoordinasikan perubahan ke database perusahaan.
  • Arsitek jaringan (network architect) – spesialis dalam teknologi database yang digunakan untuk mendesain dan mengkoordinasikan perubahaan ke database perusahaan.
  • Arsitek web (web architect) – spesialis yang mendesain situs web yang kompleks untuk organisasi, termasuk situs web public untuk internet, situs web internal untuk organisasi (disebut intranet), dan situs web pribadi antarbisnis (disebut extranet)
  • Artis grafik (graphic artist) – realtif baru dalam campuran pekerja TI saat ini, spesialis dalam teknologi grafis dan metode yang digunakan untuk mendesain dan membangun antarmuka yang kuat serta mudah digunakan ke sistem, termasuk anatarmuka untuk PC, web, komputer genggam, dan smartphone.
  • Ahli keamanan (security expert) – spesialisasi dalam teknologi dan metode yang digunakan untuk memastikan keamanan data dan jaringan.
  • Spesialis teknologi (technologi spesialis) – ahli dalam penerapan teknologi spesifik atau tipe perangkat keras yang spesifik.
Pembangun Sistem (System Builder/Programmer)

Pembangun Sistem (System Builder/Programmer)

Pembangun Sistem (System Builder)

Pembangun sistem adalah Adalah spesialis teknis yang membangun sistem informasi dan komponen yang didasarkan pada spesifikasi desain yang dihasilkan oleh desainer sistem. Contoh :

  • Programmer Aplikasi – spesialis yang mengkonversi persyaratan bisnis dan persyaratan masalah dan prosedur ke dalam bahasa komputer. Mengembangkan dan menguji program untu menangkap dan menyimpan data serta mencari dan mendapatkan kembali data untuk aplikasi komputer.
  • Programmer Sistem – spesialis yang mengembangkan, menguji dan mengimplementasikan perangkat lunak tingkat sistem informasi, utilitas, dan layanan. Mereka juga mengembangkan “komponen” perangkat lunak yang dapat digunakan lagi (reusable) untuk digunakan oleh programmer aplikasi.
  • Programmer database – spesialis dalam bahasa dan teknologi database yang membangun, memodifikasi, dan menguji struktur database serta program yang menggunakan dan memelihara database tersebut.
  • Administrator jaringan – spesialis yang mendesaain, menginstall, troubleshoot, dan mengoptimalkan jaringan.
  • Webmaster – spesialis yang mengkodekan dan mememlihara server web.
  • Software integrator – spesialis yang mengitegrasikan paket perangkat lunak dengan perangkat keras, jaringan, dan paket perangkat lunak lainnya.

Analis Sistem (System Analyst)

Analis Sistem (system analyst)

Analis Sistem (system analyst)

Analis sistem adalah spesialis yang mempelajari masalah dan kebutuhan sebuah organisasi untuk menentukan bagaimana orang, data, proses dan teknologi informasi dapat mencapai kemajuan terbaik untuk bisnis.

Pemilik, pengguna, desainer dan pembangun sistem sering memiliki prespektif yang berbeda pada sistem informasi yang dibangun. Beberapa ada yang tertarik pada hal-hal yang umum, sedangkan yang lain fokus pada hal-hal yang lebih rinci. Beberapa non teknis, sedangkan yang lain sangat teknis. Hal ini menunjukkan jurang komunikasi yang selalu ada pada mereka yang membutuhkan teknologi informasi. Analis Sistem menjembatani jurang tersebut.

Analisis harus memahami bisnis dan komputer. Mereka mempelajari masalah dan kesempatan bisnis kemudian mentasformasikan persyaratan bisnis dan informasi ke dalam spesifikasi SI yang akan diimplementasikan oleh berbagai macam spesialis teknis termasuk programmer komputer.

9. SI hanya bernilai bagi bisnis jika dapat membantu memecahkan masalah atau mempengaruhi perbaikan/peningkatan.
10. Analisis sistem memulai perubahan di dalam sebuah organisasi. Setiap sistem baru mengubah bisnis. SI diharapkan menyediakan informasi yang dapat digunakan untuk keuntungan kompetitif, menemukan pasar dan layanan baru, dan bahkan secara dramatis mengubah dan memperbaiki cara organisasi berbisnis.
Analis adalah pemecah masalah (problem solver), dimana masalah dapat diartikan sebagai sesuatu yang harus dikoreksi, kesempatan untuk meningkatkan/memperbaiki situasi atau petunjuk untuk mengubah sesuatu baik ada keluhan maupun tidak ada keluhan.
Dimanakah Analis Sistem Bekerja? Pertanyaan ini sangat penting untuk dijawab ! Analisis sistem dapat bekerja disemua lini bisnis. Bukankah setiap masalah harus dianalisis dan dipecahkan, dan SI adalah salah satu jawaban efektif dan efisien dalam memecahkan berbagai masalah.

Bergembiralah, lapang kerja luas untuk anda!

Analisis Sistem Informasi – Teknik Evaluasi Investasi Proyek Teknologi Informasi

20 Maret 2011 2 komentar

Pada postingan Analisis Sistem Inforrmasi ini akan dibahas berbagai teknik Evaluasi Proyek Teknologi Informasi, meliputi:

Teknik Evaluasi Teknologo Informasi

  • Return on Investmen (RoI)
  • Cost Benefit Analysis (CBA)
  • Multi-Objective- Multi-Criteria Methods (MOMC)
  • Boundary Values
  • Return-On-Management (ROM)
  • Information Economics (IE)
  • Critical Success Factors (CSF)
  • Value Analysis (VA)
  • Experimental Methods

Return on Investmen (RoI)

RoI (singkatan bahasa Inggris: return on investment) atau RoR (singkatan bahasa Inggris: rate of return) – dalam bahasa Indonesia disebut laba atas investasi – adalah rasio uang yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi, relatif terhadap jumlah uang yang diinvestasikan. Jumlah uang yang diperoleh atau hilang tersebut dapat disebut bunga atau laba/rugi. Investasi uang dapat dirujuk sebagai aset, modal, pokok, basis biaya investasi. ROI biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dan bukan dalam nilai desimal.

ROI tidak memberikan indikasi berapa lamanya suatu investasi. Namun demikian, ROI sering dinyatakan dalam satuan tahunan atau disetahunkan dan sering juga dinyatakan untuk suatu tahun kalendar atau fiskal.

ROI digunakan untuk membandingkan laba atas investasi antara investasi-investasi yang sulit dibandingkan dengan menggunakan nilai moneter. Sebagai contoh, suatu investasi senilai 1000 rupiah yang menghasilkan bunga 50 rupiah jelas memberikan lebih banyak uang daripada investasi senilai 100 rupiah yang memberikan bunga 20 rupiah. Tapi investasi 100 rupiah memberikan ROI yang lebih besar.

Read more…

Analisis dan Desain Sistem Informasi – Teknik Inspeksi/Walktrough

Pendahuluan

Proses dari analisis dan desain sistem harus diawasi. Pengawasan dari manajemen merupakan hal yang sangat diperlukan. Akan tetapi pengawasan yang dilakukan oleh manajemen cenderung hanya pada pengawasan terhadap biaya, efektifitas sistem dan skedul waktu. Pengawasan terhadap aspek-aspek teknik kurang dilakukan oleh manajemen. Sebagai tambahan terhadap pengawasan yang dilakukan oleh manajemen, personil-personil teknik dapat melakukan pengawasan pada aspek-aspek tekniknya. Pengawasan ini dapat dilakukan dengan cara memverifikasi hasi dari setiap tahap pengembangan sistem. Verifikasi hasil kerja secara formal disebut dengan inspeksi (inspection) sedang yang tidak normal disebut dengan walkthrough.

Maksud dari inspeksi dan walkthrough adalah untuk meyakinkan bahwa dokumentasi yang telah dibuat oleh team pengembangan sistem secara teknik adalah tepat dan layak. Bila suatu proyek telah melawati proses inspeksi dan walkthrough, maka dapat dianggap bahwa pekerjaan-pekerjaan sampai pada titik ini secara teknik telah dapat diterima dan selaras dengan sasaran dari sistem. Inspeksi dan walkthrough dilakukan oleh orang lain yang tiak terlibat secara langsung dengan yang membuat dokumentasi yang akan diverifikasi. Inspeksi merupakan kepentingan dari pemakai sistem dan walkthrough merupakan kepentingan dari analisis sistem.

Analisis sistem melakukan walkthrough untuk maksud supaya dokumentasi yang akan diserahkan kepada pemakai sistem secara teknik tidak mengalami kesalahan dan dapat dilakukan  dengan diverifikasi terlebih dahulu oleh analisis sistem yang lain. Pemakai sistem melakukan inspeksi untuk maksud menilai dokumentasi yang diserahkan oleh analisis sistem secara teknis tidak mengandung kesalahan.

Read more…

Mendirikan Warnet

Warnet

Warnet

Usaha warnet adalah salah satu pilihan bisnis yang masih menjanjikan untuk beberapa tahun kedepan. Internet sudah menjadi satu kebutuhan yang tidak bisa dipungkiri lagi, internet sebagai pilihan terbaik untuk menunjang semua kebutuhan seperti, bisnis Anda, pekerjaan Anda dan bahkan hobby Anda. Maka dari itu sekali lagi kami katakan, bisnis jasa penyedia koneksi internet ( warnet ) akan semakin dibutuhkan di masa-masa mendatang.

Ada beberapa orang yang masih mengalami kendala untuk memulai bisnis ini, dikarenakan keterbatasan pengetahuan akan teknologi komputer, keterbatasan pengetahuannya akan jaringan / networking sampai ke waktu yang cukup padat hingga tidak sempat untuk memulainya, yang pada akhirnya tertunda dan tertunda terus. Disini kami ingin memberikan sedikit Tips dan Triks singkat tentang bagaimana dan darimana sebaiknya kita memulai.

Read more…

Company Profile CV. Mitra Informatika

Tentang Kami

  • CV Mitra Informatika berdiri pada tahun 2010, yaitu sebuah perusahaaan yang bergerak di bidang teknologi informasi yang berfokus pada pengembangan sistem informasi, teknologi internet dan telekomunikasi.
  • Motto kami “IT Specialist “ merupakan potret penyedian jasa solusi atas kebutuhan mitra kami dalam pengembangan, paket pendidikan dan pelatihan di bidang teknologi informasi
  • Tim Mitra Informatika memiliki spesialisasi di bidang Teknologi Informasi dan Industri Telekomunikasi, sehingga memiliki pemahaman yang komprehensif dan aktual mengenai pemanfaatan IT bagi para mitra.

Read more…

Penjadwalan Proyek

Pengertian Penjadwalan Proyek

Penjadwalan proyek adalah kegiatan menetapkan jangka waktu kegiatan proyek yang harus diselesaikan, bahan baku, tenaga kerja serta waktu yang dibutuhkan oleh setiap aktivitas.

Manfaat Penjadwalan Proyek

Penjadwalan dibutuhkan untuk membantu:

  • Menunjukkan hubungan tiap kegiatan lainnya dan terhadap keseluruhan proyek.
  • Mengidentifikasikan hubungan yang harus didahulukan di antara kegiatan.
  • Menunjukkan perkiraan biaya dan waktu yang realistis untuk tiap kegiatan.
  • Membantu penggunaan tenaga kerja, uang dan sumber daya lainnya dengan cara hal-hal kritis pada proyek

Read more…

Analisis Sistem Informasi – Teknik Observasi

16 Januari 2010 17 komentar

Materi Analisis Sistem Informasi membahas tentang pengertian, kelebihan dan kelemahan Teknik Observasi sebagai salah metode pengumpulan data.

Pengertian Teknik Observasi

Observasi adalah pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang dilakukan.
Melalui observasi penganalisis dapat memperoleh pandanganpandangan mengenai apa yang sebenarnya dilakukan, melihat langsung keterkaitan diantara para pembuat keputusan di dalam organisasi, memahami pengaruh latar belakang fisik terhadap para pembuat keputusan, menafsirkan pesan-pesan yang dikirim oleh pembuat
keputusan lewat tata letak kantor, serta memahami pengaruh para pembuat keputusan terhadap pembuat keputusan lainnya.

Read more…

Analisis Sistem Informasi – Teknik Inspeksi & Walkthrough

16 Januari 2010 1 komentar

Pada materi analisis sistem informasi ini akan dibahas mengenai teknik-teknik inspeksi & walthrough, yang meliputi:

  • Latar belakang Teknik Inspeksi/Walktrough
  • Tim Inspeksi/Walktrough
  • Dokumentasi yang diverivikasi
  • Proses Inspkseksi/Vervikasi

Latar Belakang Teknik Inspeksi/Walkrhrough

Proses dari analisis dan desain sistem informasi harus diawasi. Pengawasan dari manajemen merupakan hal yang sangat diperlukan. Akan tetapi pengawasan yang dilakukan oleh manajemen cenderung hanya pada pengawasan terhadap biaya, efektifitas sistem dan skedul waktu.

Pengawasan terhadap aspek-aspek teknik kurang dilakukan oleh manajemen. Sebagai tambahan terhadap pengawasan yang dilakukan oleh manajemen, personil-personil teknik dapat melakukan pengawasan pada aspek-aspek tekniknya. Pengawasan ini dapat dilakukan dengan cara memverifikasi hasi dari setiap tahap pengembangan sistem.

Verifikasi hasil kerja secara formal disebut dengan inspeksi (inspection) sedang yang tidak normal disebut dengan walkthrough.  Maksud dari inspeksi dan walkthrough adalah untuk meyakinkan bahwa dokumentasi yang telah dibuat oleh team pengembangan sistem secara teknik adalah tepat dan layak. Bila suatu proyek telah melawati proses inspeksi dan walkthrough, maka dapat dianggap bahwa pekerjaan-pekerjaan sampai pada titik ini secara teknik telah dapat diterima dan selaras dengan sasaran dari sistem. Inspeksi dan walkthrough dilakukan oleh orang lain yang tiak terlibat secara langsung dengan yang membuat dokumentasi yang akan diverifikasi. Inspeksi merupakan kepentingan dari pemakai sistem dan walkthrough merupakan kepentingan dari analisis sistem.

Analisis sistem melakukan walkthrough untuk maksud supaya dokumentasi yang akan diserahkan kepada pemakai sistem secara teknik tidak mengalami kesalahan dan dapat dilakukan  dengan diverifikasi terlebih dahulu oleh analisis sistem yang lain. Pemakai sistem melakukan inspeksi untuk maksud menilai dokumentasi yang diserahkan oleh analisis sistem secara teknis tidak mengandung kesalahan.

Read more…

Analisis Sistem Informasi – Kisi-Kisi Soal UAS 2009/2010

13 Januari 2010 1 komentar

Kisi-kisi soal sistem informasi untuk ujian akhir semester (UAS) Tahun Ajaran 2009/2010

1. Studi kasus untuk pengembangan sistem Informasi. Menggambarkan Data Flow Diagram (DFD) dengan tahap sebagai berikut:

  • Identifiksi Entitas luar, input dan output
  • Diagram Berjenjang
  • Context Diagram
  • Overview Diagram

2. Gambarkan System Flowchart kasus tersebut.

3. Konsep Dasar dari Flowchart dan Data Flow Diagram.

4. Konsep teknik pengumpulan data, yang meliputi:

5. Konsep teknik presentasi

6. Menghitung analisis biaya dan manfaat:

  • Payback Periode
  • IRR
  • Rate Return

Posting yang berhubungan:

Analisis Sistem Informasi – Pedoman Membuat Flowchart

13 Januari 2010 18 komentar

Pada materi Analisis Sisitem Informasi (ASI) ini akan dibahas tentang :

  • Pengertian/Definisi Flowchart
  • Jenis-jenis Flowchart
  • Bagan alir sistem (systems flowchart).
  • Bagan alir dokumen (document flowchart).
  • Bagan alir skematik (schematic flowchart)
  • Bagan alir program (program flowchart)
  • Bagan alir proses (process flowchart).
  • Simbol-simbol flowchart
  • Pedoman membuat Flowchart

Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 78 pengikut lainnya.